RATIB SAΜΑΝ: ΑΚΤIVITAS SAAT ZIARAH KUBUR SEBAGAI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT TANJUNG PAUH
Abstrak
Artikel ini mengkaji tentang aktivitas Ratib Saman saat ziarah kubur pada masyarakat Tanjung Pauh Mudik, Kabupaten Kerinci serta motif penziarah pada Tradisi Ziarah Kubur di Talang Berdoa (Tanah Perkuburan). Tradisi ziarah kubur merupakan tradisi yang sudah lama muncul, bahkan indikasi tradisi ini sudah ada sebelum kedatangan Islam. Meskipun era dan zaman telah berubah, tradisi ziarah kubur ini tidak dikikis oleh perkembangan zaman, minat dan niat penziarah untuk mengunjungi makam-makam yang ada tetap berkelanjut bahkan semakin ramai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, alat pengumpul datanya adalah observasi partisipasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi masyarakat melaksanakan ratib saman saat ziarah kubur karena memiliki makna dan simbol mendoakan roh anggota keluarga yang telah meninggal. Selain itu ratib saman juga merupakan kebiasaan turun temurun dari nenek moyang terdahulu yang harus tetap dilestarikan sebagai kearifan lokal masyarakat Tanjung Pauh Mudik, Kabupaten Kerinci.Diterbitkan
2024-09-01
Terbitan
Bagian
Artikel

